FAQ Vaksinasi

imuni mencakup 31 kota/kabupaten dan 267 kecamatan di seluruh Jawa dan Bali.

Untuk mengetahui apakah area tempat tinggal Anda masuk cakupan kami, dapat dilihat langsung pada Form Pendaftaran imuni: imuni.id/daftar.

Pada bagian “Kecamatan” tertera area layanan kami. Apabila tidak tertera pada pilihan tersebut maka Kecamatan tersebut belum kami jangkau.

Bisa. Tidak ada kata terlambat untuk vaksinasi, semua vaksinasi dapat dikejar (catch-up), kecuali vaksin Rotavirus yang mempunyai batasan usia pemberian.

Konsultasikan lebih lanjut kebutuhan vaksinasi anda di nomor WA: 0821-2009-7800.

Bisa, dengan sistem reimburse.

Setelah pembayaran, kami akan memberikan kuitansi resmi. Kuitansi ini akan dicetak dan di-stempel basah SIP Dokter, dibawakan saat kunjungan dokter.

Kebutuhan lain seperti pemisahan invoice juga dapat kami akomodir.
Jika ada form asuransi yang harus diisi, dapat disiapkan saat kunjungan ke rumah dan akan dilengkapi oleh dokter kami.

Setelah melakukan pendaftaran di link kami, tim dokter kami akan menghubungi Ibu/Bapak untuk konfirmasi jadwal dan kebutuhan vaksinasinya.

Setelah itu tim Finance kami akan memberikan invoice untuk pembayaran.
Untuk layanan vaksinasi Home Service, saat ini kami hanya melayani pembayaran via. Transfer Bank (PT. Imuni Indonesia Sehat).

Untuk layanan di Klinik Pusat (Sunter, Jakarta Utara) pembayaran bisa via Transfer Bank/ Debit/ Cash/ Kartu Kredit.

imuni menyediakan layanan vaksinasi profesional di rumah dan klinik untuk anak dan dewasa.

Selain itu imuni juga menyediakan layanan vaksinasi korporasi, vaksinasi premarital, dan vaksinasi internasional (haji/umroh/pelajar)

Vaksin influenza ada 2 jenis:

Vaksinasi yang memberi proteksi pada 4 strain (kuadrivalen), dan pada 3 strain virus flu (trivalen). Vaksin ini dapat diberikan mulai usia 6 bulan hingga dewasa dan lansia.

Selama penerima vaksin tidak ada alergi telur, maka boleh diberikan kapan pun terutama di situasi pandemi seperti sekarang.

Bagi anak usia <9 tahun diberikan influenza 2x pada tahun pertama pemberian. Selanjutnya diulang 1x tiap tahun.

Untuk usia >9 tahun dan dewasa cukup diberikan 1x tiap tahun.

Jadwal vaksinasi lengkap dapat dilihat di: imuni.id/imuni-vaksinasi/jadwal-vaksinasi-imuni/

Pastikan untuk melengkapi vaksinasi yang sudah lewat. Jika sudah, kemudian berikan vaksinasi sesuai jadwal di usianya.

Konsultasikan lebih lanjut kebutuhan vaksinasi anda di nomor WA: 0821-2009-7800.

Vaksin HPV ada 2 jenis:
1. Vaksin HPV kuadrivalen (Gardasil) melindungi dari 4 strain virus HPV, tipe 6, 11, 16, & 18
untuk mencegah kanker serviks, kanker penis, dan kutil kelamin.

Pemberian Gardasil: 0, 2, 6 bulan
– Sekarang
– 2 bulan dari sekarang
– 6 bulan dari sekarang

2. Vaksin HPV bivalen (Cervarix) melindungi dari 2 strain virus HPV, tipe 16 & 18, untuk mencegah kanker serviks.

Pemberian Cervarix: 0, 1, 6 bulan
– Sekarang
– 1 bulan dari sekarang
– 6 bulan dari sekarang

Untuk pap smear tidak rutin dilakukan sebelum vaksin HPV. Masing-masing dapat berjalan sendiri-sendiri.
Pemberian vaksin HPV untuk anak pada usia 9-14 tahun cukup diberikan 2 dosis dengan interval 6 bulan,
memberikan efektivitas yang sama baik dengan pemberian vaksinasi 3x pada anak usia 15 tahun ke atas.
Usia 15 tahun keatas dosis dan jadwal pemberian seperti dewasa (3 dosis).

Vaksin Rotavirus terdapat 2 jenis:
1. Vaksin Rotavirus Pentavalen 5-strain (Rotateq)

Pemberian Rotateq 3 dosis di usia 2, 4, dan 6 bulan, dengan catatan:
– Dosis 1 usia 6 – 12 minggu
– Dosis 2 setidaknya 4 minggu setelahnya
– Dosis 3 maksimal usia 32 minggu, sebelum menginjak usia 33 minggu
– Jarak antara dosis 2 dan 3 minimal 4 minggu

2. Vaksin Rotavirus Monovalen 1-strain (Rotarix)

Pemberian Rotarix 3 dosis di usia 2 & 4 bulan, dengan catatan:
– Dosis 1 usia 6 – 14 minggu
– Dosis 2 maksimal usia 24 minggu, sebelum menginjak usia 25 minggu
– Jarak antara kedua dosis minimal 4 minggu

Perbedaan antara kedua jenis vaksin rotavirus tersebut adalah vaksin rotavirus pentavalen memberikan perlindungan lebih lengkap (5 tipe/strain rotavirus).

1 Jam sebelum kedatangan dokter, mohon untuk tidak memberikan ASI pada anak, untuk mengurangi risiko muntah saat pemberian vaksin Rotavirus.
Vaksin Rotavirus yang keluar sebagian (gumoh/meludah) tidak perlu diulang, namun bila keluar semua (muntah besar) maka harus diulang.
Pemberian ulangan vaksin Rotavirus dapat dilakukan kapan pun.

Oktober 2021

Jumlah Vaksinasi
50.000
Jumlah Dokter
66

Area Layanan

Jenis Layanan

Agustus 2021

Jumlah Vaksinasi
38.000
Jumlah Dokter
58

Area Layanan

Jenis Layanan

Juni 2021

Jumlah Vaksinasi
21.000
Jumlah Dokter
39

Area Layanan

Jenis Layanan

April 2021

Jumlah Vaksinasi
16.000
Jumlah Dokter
38

Area Layanan

Jenis Layanan

Maret 2021

Jumlah Vaksinasi
14.000
Jumlah Dokter
34

Area Layanan

Jenis Layanan

Desember 2020

Jumlah Vaksinasi
8.000
Jumlah Dokter
29

Area Layanan

Jenis Layanan

November 2020

Jumlah Vaksinasi
5.000
Jumlah Dokter
27

Area Layanan

Jenis Layanan

September 2020

Jumlah Vaksinasi
500
Jumlah Dokter
21

Area Layanan

Jenis Layanan

Agustus 2020

Jumlah Vaksinasi
100
Jumlah Dokter
14

Area Layanan

Jenis Layanan