VAKSIN PNEUMONIA MMR (Measles – Mumps – Rubella)

Bagikan Artikel

Ada apa saja merek Vaksin MMR?

M-M-R II
Vaksin MMR

Produksi Sanofi, France

Apa manfaat Vaksin MMR?

Vaksinasi MMR untuk mencegah infeksi Measles/Campak, Mumps/Gondongan, Rubella/Campak Jerman. Measles/Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus measles yang termasuk paramyxovirus dari genus Morbilivirus. Penyakit ini sering menyerang anak usia kurang dari 5 tahun dan menular melalui droplet. Gejalanya dapat berupa demam, batuk, pilek, radang pada mata, ruam pada tubuh.

Mumps/Gondongan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus mumps yang termasuk paramyxovirus. Virus ini dapat mengakibatkan gondongan/parotitis yang menular melalui air liur (droplet). Pada kondisi berat, dapat menimbulkan komplikasi berupa radang testis, radang ovarium, radang payudara, radang pankreas, ketulian, radang selaput otak, radang otak. Rubella/Campak Jerman merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus rubella yang termasuk Rubivirus. Penyakit ini menular lewat air liur (droplet) dan dapat menginfeksi janin saat dikandung yang kemudian dapat menimbulkan kecacatan. Gejalanya dapat berupa demam, lemas, ISPA, ruam, nyeri sendi.

Bagaimana Jadwal Pemberian Vaksin MMR?

Vaksin MMR dapat diberikan untuk anak dan dewasa.

Jadwal Vaksin Anak:

  • Dosis 1: usia 12-18 bulan
  • Dosis 2: usia 5-7 tahun

Jadwal Vaksin Dewasa:

Diberikan 2 dosis dengan jarak minimal 28 hari; untuk rencana kehamilan minimal 1 bulan setelah pemberian dosis kedua.

Siapa yang tidak dapat menerima Vaksin MMR? (kontraindikasi)

  • Ibu hamil.
  • Alergi terhadap komponen vaksin.
  • Kondisi imunokompromais
  • Mendapatkan vaksin hidup lain dalam kurun waktu kurang dari 4 minggu yang lalu.

Bila ragu atau tidak yakin, konsultasikan pada dokter mengenai hal ini.

Harap menjadi perhatian:

Jika memerlukan pemeriksaan uji tuberkulin, dapat dilakukan sebelum atau bersamaan dengan vaksinasi MMR karena dapat mempengaruhi hasil uji tuberkulin.

Hal ini banyak ditanyakan:

Q: Mengapa perlu diberikan dosis kedua MMR?
A: Karena ada 7% populasi dunia yang tidak respon terhadap dosis pertama MMR. Dosis kedua diberikan untuk mengembangkan imunitas tubuh terhadap MMR pada orang yang tidak respon terhadap dosis pertama MMR.

Q: Jika sudah mendapatkan 2 dosis vaksin MMR sewaktu kanak, apakah perlu dosis booster saat dewasa?
A: Tidak perlu. Dosis booster tidak direkomendasikan pada anak maupun dewasa. Vaksin MMR dosis lengkap dapat memberikan perlindungan seumur hidup.

Q: Apakah ada pemeriksaan khusus yang perlu dilakukan sebelum maupun setelah vaksinasi MMR?
A: Tidak perlu pemeriksaan khusus sebelum maupun setelah vaksinasi untuk konfirmasi status imunitas pasien terhadap MMR

Q: Apakah perlu menunda kehamilan jika mendapatkan vaksinasi MMR?
A: Kehamilan dapat direncanakan 1 bulan setelah mendapatkan 2 dosis lengkap MMR.

Apa reaksi simpang yang dapat terjadi setelah pemberian Vaksin MMR?

  • Nyeri di lokasi suntikan
  • Demam (biasa muncul antara hari ke-5 hingga ke-12 pasca vaksinasi).
  • Ruam pasca vaksinasi (biasa muncul antara hari ke-5 hingga ke-12 pasca vaksinasi).
  • Nyeri sendi.

Apa bahayanya bila tidak mendapatkan vaksinasi MMR?

Seseorang yang tidak mendapatkan vaksinasi MMR menjadi rentan terhadap measles/campak, mumps/gondongan, rubella/campak jerman. Pada kondisi berat, penyakit-penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi berupa diare, radang telinga, radang paru, radang testis, radang ovarium, radang payudara, radang pankreas, ketulian, radang selaput otak, radang otak, pendarahan, granuloma,
bahkan kematian. Infeksi rubella saat kehamilan dapat menimbulkan kecacatan pada janin.

References:

Sumber:

Bagikan Artikel

Artikel Terbaru Lainnya

Oktober 2021

Jumlah Vaksinasi
50.000
Jumlah Dokter
66

Area Layanan

Jenis Layanan

Agustus 2021

Jumlah Vaksinasi
38.000
Jumlah Dokter
58

Area Layanan

Jenis Layanan

Juni 2021

Jumlah Vaksinasi
21.000
Jumlah Dokter
39

Area Layanan

Jenis Layanan

April 2021

Jumlah Vaksinasi
16.000
Jumlah Dokter
38

Area Layanan

Jenis Layanan

Maret 2021

Jumlah Vaksinasi
14.000
Jumlah Dokter
34

Area Layanan

Jenis Layanan

Desember 2020

Jumlah Vaksinasi
8.000
Jumlah Dokter
29

Area Layanan

Jenis Layanan

November 2020

Jumlah Vaksinasi
5.000
Jumlah Dokter
27

Area Layanan

Jenis Layanan

September 2020

Jumlah Vaksinasi
500
Jumlah Dokter
21

Area Layanan

Jenis Layanan

Agustus 2020

Jumlah Vaksinasi
100
Jumlah Dokter
14

Area Layanan

Jenis Layanan